Kandungan daun jambu biji seperti saponin, minyak atsiri, tanin, anti mutagenic, flavonoid, dan alkaloid belakangan ini dijadikan bahan penelitian oleh mahasiswa Universitas Muhamadiyah Yogyakarta untuk digunakan sebagai deodoran alami. Itu karena daun jambu biji yang bersifat anti-bakteri dapat melawan pertumbuhan Staphylococcus Epidermis yang merupakan penyebab bau badan. Tim riset mahasiswa jurusan pendidikan kimia Hilman Qutdratuddarsi, Hendra Tukantari, Ainur Khafid dan Fariz Rifai menyatakan bahwa dengan ditumbuk saja, kandungan daun jambu biji sudah dapat menghilangkan bau badan apalagi manfaat jambu biji dapat menjaga kesehatan kulit. Ini tentunya merupakan nilai tambah.
"Daun ini cocok jadi deodoran alami, apalagi jika dibuat ekstraknya," kata Hilman saat mempresentasikannya. Penelitian ini berawal dari kebiasaan masyarakat Nusa Tenggara Barat tepatnya di Desa Jorok, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa Besar. Mereka biasa menggunakan tumbukan daun jambu biji untuk dipakai di ketiak dengan tujuan untuk menghilangkan bau badan.
Jauh-jauh hari dari orang tua, kita diajarkan bahwa kandungan daun jambu biji dapat mengobati diare dan disentri. Astrigent dalam daun jambu biji bersifat alkasi dan mampu membunuh kuman penyebab diare dan disentri. Rebusan beberapa lembar daun jambu biji saja sudah mampu menghentikan diare.
Tidak sampai disitu saja, di Bali masyarakat memanfaatkan kandungan daun jambu biji sebagai obat memar karena kandungan steroid sebagai bahan anti-inflamasi (anti-radang) yang dimilikinya. Meskipun belum ada penelitian yang khusus meneliti tentang manfaat ini tetapi ini merupakan informasi menarik yang layak dicoba.
Kandungan daun jambu biji yang lain yakni anti oksidan, merupakan bahan yang bersifat protektif terhadap sel. Meskipun kemampuannya lebih rendah dari vitamin E tetapi jangan lupa bahwa daun jambu biji memiliki kandungan lain yang bermafaat seperti disebutkan diatas sehingga dapat digunakan untuk berbagai macam obat dan keperluan.
Manfaat jambu biji sudah diketahui sejak lama sebagai obat tradisional berbagai macam penyakit. Khasiat yang dimiliki jambu biji (Psidium guajava) mulai terkenal saat penyakit demam berdarah merebak di Indonesia namun sebenarnya manfaat jambu biji tidak hanya itu saja. Kandungan nutrisinya yang tinggi membuat buah ini dapat membantu penyembuhan berbagai macam penyakit misalnya pilek, untuk perawatan kulit, hipertensi, penurunan berat badan, penyakit kudis, diare, sembelit, batuk dan disentri.
Harga jambu biji relatif murah dan bisa didapatkan di toko-toko buah dengan mudah. Mempunyai kulit hijau-kuning dengan daging berwarna putih sampai merah. Tanaman ini yang memiliki manfaat tidak hanya buah jambu biji tetapi daunnya juga dikenal memiliki manfaat kesehatan.
Manfaat jambu biji antara lain:
1. Diare dan Disentri
Jambu biji kaya akan astringent (senyawa yang membuat gusi terasa lebih kencang dan segar setelah mengunyah daun jambu biji atau makan jambu biji mentah). Kandungan astringent dalam jambu biji bersifat alkali dan memiliki kemampuan desinfektan serta anti bakteri, sehingga membantu penyembuhan disentri karena mikroba dengan cara menghambat pembentukan lendir lendir dari aktifitas bakteri penyebab disentri di usus. Nutrisi lain dalam jambu biji, seperti kalium, vitamin C dan karotenoid memperkuat dan meremajakan sistem pencernaan.bakteri penyebab diare yaitu Staphylococcus aureus dan E. coli. Manfaat jambu biji juga dapat dirasakan pada penderita gastroenteritis (radang lambung dan usus).
2. Manfaat jambu biji untuk batuk dan flu
Mungkin masih sedikit yang tau bahwa jambu biji bermanfaat untuk mengobati batuk dan flu. Yang digunakan adalah buah yang masih mentah dengan cara di jus. Jus jambu biji mentah atau daun jambu biji sangat membantu meringankan batuk dan flu dengan melonggarkan pernafasan, desinfektan saluran tenggorokan, mengurangi lendir, pernapasan dan paru-paru serta menghambat aktivitas mikroba. Jambu biji mengandung banyak zat besi dan Vitamin C yang sudah terbukti bermanfaat untuk pencegahan terhadap infeksi tenggorokan dan virus penyebab flu.
3. Kaya akan vitamin B3 dan B6
Vitamin B dikenal sebagai nutrisi syaraf, termasuk otak dan syaraf tulang belakang.
4. Mencegah dan mengobati sembelit
Kandungan serat yang tinggi dalam jambu biji bisa membuatnya dijadikan sebagai buah penghilang sembelit. Kadungan seratnya mencapai 5,4 gram per 100 gram. Saat dijus bijinya sebagian akan hancur. Biji ini bisa berfungsi sebagai laksatif atau obat pencuci perut untuk melancarkan pencernaan.
5. Perawatan kulit
Saat membeli produk perawatan kulit seringkali kita menemukan bahan yang disebut sebagai astrigent. Kandungan astrigent yang tinggi dalam buah berdaging merah ini melembutkan dan memperbaiki tekstur kulit. Manfaat jambu biji untuk perawatan kulit bisa didapat dengan memakannya atau mengoleskan buah yang belum matang langsung kekulit. Nutrisi tambahan yang bermanfaat untuk kulit vitamin A-B-C sebagai antioksidan. Hasilnya, kulit akan terlihat lebih kencang, mencegah penuaan dini dan jauh masalah kulit lainnya.
6. Darah tinggi
manfaat jambu biji yang lain adalah mencegah dan menurunkan tekanan darah tinggi dengan cara menurunkan kolesterol dan mencegah penebalan pembuluh darah arteri sehingga menjaga kelancaran sirkulasi darah serta menurunkan hipertensi. Kandungan serat yang ada didalamnya juga mempunyai peran menjaga tekanan darah normal dengan membuat penyerapan glukosa menjadi lebih lambat.
7. Kudis
Kandungan vitamin C didalam jambu biji lima kali lebih banyak dari jeruk. Seperti buah lainnya yang mengandung vitamin C dalam jumlah besar, dapat menyembuhkan kudis.
8. Manfaat jambu biji lainnya
Sebagai buah yang baik untuk penderita diabetes, melindungi kelenjar prostat, Kandungan lypocene didalamnya mengurangi risiko kanker, menyembuhkan luka bila diterapkan secara eksternal, mengobati sakit gigi, gusi bengkak & ulkus oral, infeksi bakteri, kejang, epilepsi.
Kita juga sering memberikan jus jambu biji untuk meningkatkan trombosit pada penderita demam berdarah. Meskipun ini sudah sangat jamak dilakukan tetapi belum ada penelitian yang membuktikan bahwa jambu biji bermanfaat untuk meningkatkan trobosit pada penderita DB.
Untuk kepraktisan daun jambu biji biasa dikeringkan dan dibuat teh, jadi tinggal seduh saja sudah bisa mendapatkan khasiat yang terkandung didalamnya. Selain yang sudah disebutkan diatas, dibawah ini adalah beberapa khasiat daun jambu biji:
Diabetes
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Yakult Central institute untuk penelitian mikrobiologi di tokyo, Jepang. Ditemuukan bahwa teh daun jambu biji efektif menurunkan glukosa darah pada penderita diabetes. Khasiat daun jambu biji untuk diabetes ini diterbitkan pada tahun 2010 dalam "Nutrisi dan metabolisme". Meminum seduhannya dapat menghambat enzim alpha-glukosidase. Pengendalian kadar gula darah penting untuk orang dengan diabetes atau prediabetes sehingga tidak menimbulkan komplikasi.
Mencegah infeksi luka luar
Sebuah penelitian yang dilakukan di Nigeria, universitas Federal Technology mengungkap khasiat daun jambu biji untuk mengobati luka luar seperti pada luka sayat, benturan, lecet dan lain sebagainya. Kandungan anti bakterinya mencegah infeksi dan kandungan steroid mengurangi peradangan sehingga mempercepat penyembuhan luka. Saat beraktifitas diluar ruangan sedangkan tidak menyediakan obat luka maka khasiat daun jambu biji bisa dimanfaatkan dengan cara mengoleskan tumbukan daunnya.
Menurunkan berat badan
Kandungan serat dan vitamin, jambu biji membantu menurunkan berat badan. Karena kandungan serat ini akan membuat Anda cepat kenyang, sehingga Anda tidak akan makan terlalu banyak.
Kulit bebas jerawat
Astringen dalam jambu biji meningkatkan kualitas tekstur kulit. Jambu biji juga memiliki zat antipenuaan dan membantu menghilangkan jerawat, sehingga kulit terlihat lebih cerah dan sehat.
Menurunkan kolesterol
Jambu biji memiliki kandungan pektin yang merupakan serat larut air. Dengan adanya pektin, manfaat jambu biji juga dapat menurunkan kolesterol.
Mengusir Flu
Ketika sakit flu, makanlah jambu biji. Kandungan zat besi dan vitamin C dalam jambu biji terbukti menyingkirkan virus flu. Jambu biji juga membantu mencairkan lendir dan bertindak sebagai disinfektan di dalam saluran pernapasan.
Menurunkan gula darah
Buah dan daun jambu biji bisa membantu menurunkan kadar gula darah sehingga bisa dijadikan herbal untuk diabetes. Jambu Biji juga meningkatkan produksi hormon Insulin. Insulin merupakan hormon yang berfungsi untuk merubah gula dalam darah menjadi gula otot sehingga tidak ada kelebihan gula dalam darah.
Mencegah sembelit
Karena kaya serat, jambu biji adalah obat pencahar yang ampuh. Jadi, Anda tidak akan mengalami sembelit dan fungsi saluran pencernaan pun tetap optimal.
Meningkatkan asupan antioksidan
Kulit dan biji jambu biji sangat kaya akan antioksidan alami. Di antara antioksidan tersebut adalah likopen, yang melindungi tubuh dari penyakit kanker.
Refrensi : forum.kompas.com
manfaatjambubiji9.blogspot.com