Selasa, 27 November 2012

Manfaat Buah Pala


Buah pala sudah terkenal sejak dahulu memiliki berbagai macam khasiat dan kegunaan, dari bumbu masakan sampai dengan obat alami untuk berbagai macam penyakit. Buah pala dari Indonesia, terutama yang di hasilkan dari pulau Banda Neira adalah buah pala dengan kualitas terbaik di dunia.
Berikut beberapa khasiat buah pala untuk kehidupan manusia:


  1. Sebagai bumbu masakan: buah pala merupakan penyedap serta pengawet alami
  2. Untuk Kesehatan:
  • Pereda sakit gigi
Zat yang terkandung dalam minyak pala membantu memerangi bakteri dalam mulut yang menyebabkan gigi berlubang. Untuk mengurangi rasa sakit pada gigi/gusi, oleskan beberapa tetes minyak pala pada gusi yang sakit sambil dipijat.
  • Pereda sakit perut
Senyawa alami yang terkandung dalam buah pala ini berkhasiat membantu kelancaran saluran pencernaan, tidak heran sejak dulu pala sudah di kenal untuk mengatasi masalah diare, perut kembung dan gangguan pencernaan lainnya.
  • Obat tidur
Untuk mengatasi masalah tidur, tuangkan sedikit pala bubuk pada segelas susu hangat.
  • Menghilangkan jerawat dan noda
Tubuk buah pala sampai halus lalu campurkan dengan susu whole milk , aduk hingga berbentuk pasta. Aplikasikan pada bagian wajah yang bermasalah, diamkan beberapa menit, lalu bersihkan wajah seperti biasa.


Refrensi: doktersehat.com

Senin, 26 November 2012

Manfaat-manfaat teh


Teh merupakan minuman berkasiat yang terbukti dari jaman dulu hingga sekarang, berbagai manfaatnya telah dibuktikan secara empirik dan riset. Berbagai macam jenis teh, mulai dari teh hijau, teh hitam, teh buatan, hingga teh putih yang baru populer saat ini setelah khasiatnya berhasil disembunyikan selama ratusan tahun. Berikut ini data yang lengkap namun sederhana dari teh :
namun sederhana dari teh : Kandungan Teh :
1. Flouride
2. Asam amino L-theanine (memperkuat imune tubuh)
3. Antik oksidan (Polifenol – 10 kali lipat dibanding sayuran, flavonoid)
4. Quercetin, kaempfrol, dan myricetin (mencegah pengapuran pembuluh darah)
5. Cafein 40 mg percangkir
Jenis Teh dan Karakteristiknya :
1. Teh Hitam
•           Disebut juga sebagai teh merah oleh bangsa Cina, Jepang dan Korea. Merupakan jenis teh yang paling populer dan sering dikonsumsi di Asia, termasuk Indonesia. Teh hitam lebih lama mengalami proses oksidasi dibanding the-teh lainnya. Jenis teh ini memiliki aroma kuat dan bisa bertahan lama jk disimpan dg baik
•           Katekin lebih sedikit
•           Tiga cangkir teh hitam setiap hari dipercaya dapat menurunkan resiko penyakit kardiovaskuler seperti penyakit jantung, menurunkan kadar kolesterol, hipertensi, dan stroke. Karena zat flavonoid quercetin, kaempfrol, dan myricetin dalam teh yang dapat mencegah kerusakan pembuluh darah akibat oksidasi kolesterol, mempengaruhi kadar hormon stress
•           Masa seduh : 3 – 5 menit, 100 ‘C
2.  Teh Hijau
•           Jenis teh ini adalah yang paling populer di Cina dan Jepang. Juga dianggap sebagai teh yang paling bermanfaat bagi kesehatan, terutama karena khasiatnya melawan kanker. Teh ini diperoleh dari pucuk daun teh segar yang mengalami pemanasan dengan uap air pada suhu tinggi
•           Manfaat : melangsingkan tubuh
•           Masa seduh : 1 – 3 menit, 70 ‘C
3. Teh Putih
•           Dibuat dari pucuk daun teh paling muda yang masih dipenuhi bulu halus. Teh putih tidak mengalami proses fermentasi, hanya diuapkan dan dikeringkan.Daun teh putih setelah dikeringkan tidak berwarna hijau tapi berwarna putih keperakan dan jika diseduh berwarna lebih pucat dengan aroma lembut dan segar
•           Katekin dalam jumlah tinggi
•           Proses produksi teh putih ini terdiri atas dua tahap, yakni penguapan dan pengeringan. Terkadang teh putih juga difermentasi dengan sangat ringan. Tanpa adanya pelayuan, penggilingan dan fermentasi ini membuat penampilannya nyaris tak berubah. Teh yang dihasilkan pun berwarna putih keperakan. Ketika dihidangkan, teh putih memiliki warna kuning pucat dan aroma yang lembut dan segar. Teh ini merupakan yang paling lembut di antara semua jenis teh. Untuk memproduksi teh hijau juga tidak bisa dilakukan sembarangan
•           Diklaim mempunyai manfaat terbaik dari semua jenis teh
•           Manfaat : menekan sel kanker, mencegah obesitas, menangkal radikal bebas lebih baik dari jenis teh lain, mencegah penuaan, mencegah masalah kulit, melangsingkan tubuh
•           Masa seduh : 5 – 7 menit, 60 ‘C
4. Teh Oolong
•           Teh tradisional cina yang mengalami proses oksidasi atau fermentasi sebagian. Karena hanya setengah difermentasi, bagian tepi daunnya berwarna kemerahan sedang bagian tengah daunnya tetap hijau. Rasa seduhan teh oolong lebih mirip dengan teh hijau, namun warna dan aromanya kurang kuat dibandingkan teh hitam
•           Masa seduh : 5 – 7 menit
5. Teh Herbal (Teh bohongan)
•           Jenis teh yang disebut tisane atau herbal tea ini bukan dibuat dari daun teh (Camelia Sinensis). Namun dibuat dari daun, bunga, akar dan biji tumbuhan, contoh Tisane yang terkenal adalah Chamomile, Hibiscuss atau Rosela dan Bunga Krisant
•           Masa seduh : 5 – 7 menit
Manfaat teh :
Berikut ini adalah manfaat yang didasarkan pada berbagai hasil penelitian.
1. Dapat mencegah dan menurunkan tekanan darah tinggi
2. Mencegah timbulnya kadar gula darah yang tinggi
3. Menurunkan kadar kolesterol
4. Menurunkan resiko terkena berbagai penyakit hati
5. Menurunkan resiko terkena stroke
6. Membantu tubuh dalam melawan virus (seperti virus influenza)
7. Dapat menghambat penurunan fungsi syaraf
8. Memperbaiki fungsi kognitif
9. Bermanfaat bagi kesehatan gusi
10. Mencegah sesak nafas
11. Mengurangi stress
12. Menghilangkan kelelahan dan keletihan
13. Mampu mencegah timbulnya penyakit kanker
14. Mampu mengendalikan pertumbuhan tumor
15. Membantu penyembuhan penyakit kanker
16. Membantu menurunkan berat badan
17. Mengurangi resiko timbulnya radang sendi dan reumatik
18. Berfungsi sebagai anti radang tenggorokan
19. Mencegah osteoforosis
20. Mencegah timbulnya alergi
21. Melindungi lever
22. Mencegah hepatitis
23. Membantu menghalangi penyebaran virus HIV
24. Mengurangi bahaya merokok
25. Memperlambat penuaan
26. Baik dikonsumsi untuk penderita diabetes
27. Mampu mencegah keracunan makanan

10 Teh Yang Pernah Dicoba
Ini adalah teh yang pernah dicoba oleh salah satu kontributor tulisan ini, 10 teh yang pernah dicoba adalah sebagai berikut :
1.  Teh Lokal (Teh Melati ‘Nasgitel’)
Kalau ada iklan di TV lokal yang bilang tehnya diambil dari 3 pucuk teratas mungkin dagangannya tidak laku. Karena setahu saya hampir semua teh lokal adalah teh pekat dan masyarakat umumnya menyukai yang kental, tidak kental tidak mantap. Coba saja celupkan sekantung Sariwangi, beberapa detik saja sudah hitam pekat. Konon ada 9 kelas teh Indonesia, hanya ranking 7,8, dan 9 yang dijual di pasaran dalam negeri, rangking di atasnya dilempar untuk ekspor. Begitulah, kita kan bangsa rendahan, tehnya pun cukup kualitas rendah.
Teh ranking bawah dipetik dari daun bagian bawah, bahkan kadang batangnya pun ikut serta sehingga kadar katekinnya terlalu tinggi. Agar teh lokal tetap terasa segar, beberapa perusahaan pembuat teh terutama di Tegal dan Pekalongan menambahkan melati. Teh lokal seperti Tjatoet yang panas dan pekat ditambah sebatang rokok kretek Dji Sam Soe dijamin akan langsung menonjok kepala anda di pagi hari.
2.  Teh Botol
Ketika sosro berusaha menjual tehnya, dia mengalami kesulitan. Wajar saja karena memang teh racikannya sebenarnya kurang enak. Akhirnya dia melakukan terobosan dengan menjual teh dalam kemasan botol. Terobosan ini tiada duanya di dunia, hanya ada di Indonesia. Hingga kini perusahaannya terus berkembang hingga berhasil mengakuisisi McDonald Indonesia. Tapi sebenarnya rasa teh botol sosro tetap kurang enak. Dulu kereta api eksekutif Taksaka Jogja-Jakarta menyajikan secangkir kecil teh botol yang dipanaskan sesaat sebelum mencapai stasiun tujuan, dan rasanya sepet asam tidak keruan. Namun teh botol dingin di sela panasnya Jakarta adalah pelepas dahaga yang terbaik menurut saya.
3.  Tie Guan Yin
Teh seharusnya memberikan rasa kesegaran, bukan sesuatu yang pekat dan kental seperti kopi. Begitulah kata orang Cina, jadi agak berbeda dengan filosofi teh orang Jawa yaitu Nasgitel (Panas, Legi, Kentel). Jenis teh yang paling populer dikenal sebagai Chinese Tea adalah Tie Guan Yin, teh hijau kering yang memberikan warna keemasan jika diseduh. Namun jika diteliti lebih lanjut terdapat banyak ragamnya. Mulai dari harga beberapa ribu rupiah hingga jutaan rupiah. Paling mahal yang pernah saya coba adalah teh seharga 4.5 juta rupiah per stoples (sekitar 500 gram) hasil mencuri dari meja bos Cina. Teh ini benar-benar dijamin dari 3 pucuk teratas dan hanya hasil petikan di bulan April, saat terbaik memetik teh. Rasanya?? tetap saja rasa teh lah.
4.  Pu (Er) Tea
 Dibuat dari berbagai dedaunan besar terutama daun Camelia Sinensis, teh ini dikemas dalam blok atau lingkaran yang bentuknya mirip (maaf) kotoran kerbau namun demikian rasanya cukup segar dan konon dipercaya dapat membantu mendorong lemak keluar dari sistem pencernaan. Pu (er) Tea umumnya dikonsumsi setelah disimpan beberapa waktu hingga 50 tahun. Harga teh yang berkualitas tinggi bisa mencapai ribuan dollar (puluhan juta rupiah).


 5.  Buckwheat Tea
Pernah merasakan berondong beras dikasih air panas? Nah begitulah kira-kira rasa buckwheat tea. Teh ini betul-betul dari sejenis gandum (wheat) yang menurut orang Cina sangat spesial. Kadang buckwheat tea ini dicampurkan juga dengan daun teh hijau atau bunga-bungaan. Rasanya unik, tapi dijamin tidak mirip the.




6.  Rooibos Tea
 Rooibos atau Red Bush adalah teh dari semak atau pohon perdu di Afrika Selatan. Teh ini berwarna merah dan berasa sedikit agak mirip teh basi namun amat kaya dengan anti-oksidan, sedikit lemon atau madu bisa menghilangkan kesan rasa aneh. Orang Afrika bahkan percaya teh ini bisa mengurangi tekanan darah tinggi, alergi, dan masalah pencernaan.



 7. Dari Negara Tetangga (Teh Sabah dan Teh Philipina)
Tehnya amat pekat, lebih parah dari sari wangi hingga tidak ada aroma khas teh yang menyegarkan, rasanya lebih apek. Seolah-olah tidak hanya daun pangkal dan batang tapi juga akar sekaligus tanah-tanahnya dimasukkan ke dalam kantong celup. Mungkin teh jenis ini hanya cocok dicampur susu seperti layaknya teh India atau dibikin teh tareek. Yang patut dikagumi hanyalah bahwa mereka dengan bangga mencantumkan nama Sabah dan proudly made in Malaysia demikian juga dengan Teh Philipina. Belum ada Teh Indonesia yang terang-terangan membawa nama Indonesia, paling banter cuma motif batik pada pembungkus teh celup Sosro premium.
8. Teh Hotel (Twinnings/Dilmah)
Ini mengacu pada teh celup standar café atau hotel. Biasanya berupa teh Ceylon (Sri Lanka). Jenisnya ada beberapa macam, yang terkenal diantaranya adalah English Breakfast, Earl Grey, dan Darjeeling. Saran saya jangan coba rasa peppermint, mirip seduhan balsam cap lang.
9. Teh Bunga (Chamomile / Chrysanthemum)
Kaum wanita dari Cina sangat suka menyeduh bunga-bungaan sebagai pengganti daun teh. Mereka percaya bahwa sari bunga yang mereka minum dapat membuat dirinya cantik seperti bunga itu. Varian yang terkenal adalah teh Chamomile dan bunga krisan (Chrysanthemum). Ada juga teman yang pernah cerita tentang teh buga yang disajikan dalam gelas tabung panjang, bunga tehnya berupa bola kecil yang akan menjulur menjadi bunga panjang saat diseduh di air panas. Menarik bukan?
10.  Teh Jepang
Teh jepang biasanya berupa serbuk teh hijau segar sehingga rasanya cenderung pahit daun. Jepang memiliki upcara minum teh yang terkenal tapi menurut selera saya teh jepang bukanlah termasuk yang enak di lidah.





Refrensi : unkick.wordpress.com

Minggu, 25 November 2012

Khasiat Kencur


Kencur adalah salah satu jenis tanaman obat, dan kencur ini mempunyai nama latin yaitu (Kaempferia  galanga L.) Tanamankencur ini hidup diantara di daerah dataran rendah atau juga pegunungan yang tanahnya gembur dan tidak terlalu banyak mengandung air. Tanaman kencur ini mempunyai daun daun lebar yang jumlahnya tidak lebih dari 5 Helai daun, susunan daun saling berhadapan, tumbuhnya menggeletak daun-daunnya menempel ke permukaan tanah.Tanaman kencur ini mempunyai bung majemuk tersusun, dan jumlah bunga tanaman kencur ini bisa mencapai sampai dengan 12 helai bunga.
Tanaman kencur ini sangatlah mudah untuk ditanam, dengan permukaan tanah yang tidak terlalu kering dan tidak terlalu basah, dan cukup bisa terkena sinar matahari maka tanaman kencur ini bisa hidup dengan mudah.

Bicara soal khasiat memang tanaman kencur ini mempunyai khasiat, yaitu bisa mengobati beberapa penyakit yaitu :

Obat batuk
Ambil beberapa buah kencur, kupas kulitnya, dan parut. Setelah itu, peras hasil parutannya dan ambil airnya dengan disaring hingga kira-kira mendapatkan 250 ml. Tambahkan sedikit madu dan bubuhkan beberapa tetes air jeruk nipis. Minum 3 kali sehari hingga batuk menghilang. Catatan : Resep ini lebih diutamakan jika diminum saat penyakit belum parah.

Obat Keseleo
Satu buah kencur dan tambahkan dengan beras yang sudah direndam. Lumatkan bahan-bahan tersebut dang tambahkan air secukupnya.
Cara pemakaian = Oleskan racikan pada bagian yang oleso.

Obat flu batuk pada bayi
Untuk flu : Satu buah kencur, ambil sebesar ibu jari saja, kemukus (lada berekor/ Cubeb) lalu tumbuk sampai halus, tambahkan air hangat kurang lebih 3sendok teh.
Cara pakai = Oleskan diseputar hidung bayi.
Untuk batuk : ambil kencur dan kemudian kupas buang kulitnya, parut dan setelah di parut peras dan ambil sarinya, tambahkan kurang lebih satu sendok air hangat.
Cara pakai = Diminumkan kepada bayi.


Obat alami Sakit Kepala
2-3 lembar daun kencur ditumbuk sampai halus, dioleskan sebagai kompres pada dahi.

Obat Diare
Dua buah kencur kira-kira sebesar ibu jari, tambahkan 1 cangkir air hangat yang sudah diberi garam secukupnya, lalu peras dan kemudian saring.
Cara pakai = Oleskan pada perut sebagai kompres.

Obat masuk angin
Kencur, dan garam. Balut kencur dengan garam.
Cara pakai = Makan langsung kencur yang sudah di balut garam.
Catatan jangan lupa setelah memakan ramuan tersebut, harap minum dengan segelas air hangat.


Menghilangkan Darah Kotor
Empat buah rimpang kencur kira-kira sebesar ibu jari, Dua lembar daun trengguli, dan tambahkan Dua biji cengkeh kering, adas pulawaras secukupnya.
Semua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 atau 1/2 liter air sampai mendidih kemudian disaring.
Cara pakai = Minum 2 kali sehari secara teratur.

Obat tradisional Memperlancar haid
Ambil 2 buah kencur sebesar ibu jari, tambahkan 1 lembar daun trengguli, kemudian 1 biji buah cengkeh tua, adas pulawaras secukupnya.
Racikan : Cingcang kencur, Rebus dengan 1,1/2Liter, bersamaan dengan semua bahan yang sudah disediakan, tunggu sampai mendidih dan angkat jika airnya kira-kira sudah dua gelas
Cara pakai = Minum sekali sehari Dua cangkir sekaligus.

Mata terasa pegal
1 potong rimpang kencur dibelah menjadi 2 bagian. Permukaan yang masih basah dipakai untuk menggosok pelupuk mata.

Sumber : sumbersumbermanfaat.blogspot.com

Khasiat Temulawak


Temulawak dikenal sebagai rimpang yang memiliki rasa pahit dan getir ketika dikonsumsi. Tetapi dibalik rasanya tersebut, terdapat kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Temulawak memiliki kandungan aktif kurkumin, xanthorrhizol dan germakron. Selain itu, temulawak juga mengandung sari pati, serat kasar dan minyak atsiri. Dari kandungannya ini, temulawak memiliki khasiat bagi tubuh, yaitu:
1.    Detox alami untuk liver (hati)
2.    Antiseptic dan antibakteri alami terutama berguna untuk mengobati luka bakar
3.    Karena khasiatnya sebagai anti-peradangan alami, dapat mengatasi gejala peradangan sendi (rematik) & serangan asam urat
4.    Penawar rasa sakit alami, terutama ketika masa menstruasi pada wanita
5.    Dapat membantu kontrol metabolisme lemak dalam tubuh dan kadar kolesterol
6.    Memperbaiki metabolisme sistem pencernaan tubuh
7.    Khasiatnya sebagai pengencer darah dapat membantu mencegah serangan jantung atau stroke
8.    Kandungan xanthorrhizolnya dapat berfungsi sebagai anti kariogenik yaitu pencegah berkembangnya bakteri perusak gigi
9.    Minyak atsirinya mampu meningkatkan produksi cairan empedu dan menekan terjadinya pembengkakan dalam jaringan tubuh
10.  Dipercaya sebagai penambah nafsu makan untuk segala usia
11.  memiliki kurkumin sebagai anti peradangan, antioksidan, antibakteri, imunostimulan, menstimulasi pemecahan lemak, menurunkan kolesterol darah, melindungi hati dari zat toksik, meningkatkan daya tahan tubuh.
Temulawak kini dapat dikonsumsi dalam bentuk instant. Tidak perlu lagi bersusah payah memotong dan merebus rimpangnya secara tradisional. Kini banyak tersedia di pasaran dalam bentuk kapsul, maupun serbuk tinggal seduh.

Refrensi : afiat.com

Khasiat Kunyit Putih


Kunyit Putih (Curcuma zedoaria) telah lama dikenal luas oleh masyarakat dalam khasiatnya sebagai anti kanker dan tumor yang efektif. Selain untuk penyembuhan dan pencegahan kanker, Kunyit Putih juga efektif mengatasi berbagai masalah kewanitaan seperti keputihan dan nyeri Haid.
Manfaat Kunyit Putih banyak sekali, penelitian sudah dilakukan diluar dan di dalam negeri dengan uji farmakologi, toksikologi pada binatang hingga uji klinis manfaat ekstrak Kunyit Putih untuk terapi kanker.
Di Jawa, Kunyit Putih biasanya digunakan untuk penurun demam dan peluruh keringat, sedangkan di Dayak untuk mengobati batuk darah dan keracunan makanan. Untuk wanita yang sedang menjalani masa nifas, Kunyit Putih berperan sebagai pembersih.
Kunyit Putih juga bisa dikunyah sebagai pengurang bau nafas. Rebusannya bisa mengobati sakit gigi, pencernaan dan masuk angin. Untuk pengobatan penyakit kanker dan tumor, meningkatkan stamina tubuh, penurunan panas karena infeksi.
Dari hasil penelitian Chan Minyi  bersama rekan-rekannya dalam bukunya Anti Cancer Medical HerbsCurcuma Zedoaria mempunyai efektifitas tinggi untuk mengatasi kanker & tumor. Mengenai kandungan aktif dalam Kunyit Putih, hasil penelitian American Institute Cancer Report (New York Time) 1 Juni 1999 dan juga oleh pakar Fakultas Farmasi ataupun PAU Bioteknologi serta PPOT UGM Yogyakarta menyatakan bahwa Kunyit Putih mengandung: 
·                                 RIP (Ribosome Inacting Protein): Berfungsi menonaktifkan perkembangan sel kanker, merontokkan sel kanker tanpa merusak jaringan sekitarnya, memblokir pertumbuhan sel kanker. 
·                                 Zat Anti Oksidan: Untuk mencegah kerusakan gen.
·                                 Zat anti Curcumin: Sebagai anti inflamasi (anti peradangan). 
Dengan kandungan aktif yang dimilikinya, Curcuma zeodaria dapat menyembuhkan Kanker dan Tumor, Maag, Ambeien, Radang tenggorokan, Radang hati, Bronkhitis, Amandel, Nyeri haid, Keputihan, Jerawat, Bisul, Diabetes, dan Asma, Darah tinggi, Stroke, Sakit Jantung, Asam urat, serta menurunkan Kolesterol.
Namun, Kunyit Putih sebaiknya tidak digunakan pada masa kehamilan karena dapat mengakibatkan keguguran. Efek samping penggunaan pada bulan pertama meliputi sering buang air, pening dan timbulnya rasa lemas. Untuk mengurangi pening dan rasa lemas, pengguna Kunyit Putih disarankan mengonsumsi makanan yang bergizi dan vitamin secara teratur serta tidak kurang minum air putih. 
Kunyit Putih sebaiknya dikombinasikan penggunaannya dengan tanaman obat lain untuk mendapatkan nilai sinergis dalam pengobatan kanker dan untuk mengurangi efek samping yang ditimbulkannya, misalnya, dengan Sarang Semut - herbal asal Papua - yang memiliki khasiat serupa dalam pengobatan penyakit. 

Refrensi : www.deherba.com

Khasiat Mengkudu


Riset medis tentang Mengkudu atau Noni dimulai setidaknya pada tahun 1950, ketika jurnal ilmiah Pacific Science melaporkan bahwa buah Mengkudu menunjukkan sifat anti-bakteri terhadap M. pyrogenes, P. Aeruginosa, dan bahkan E. coli yang mematikan itu.
Studi dan penelitian tentang Mengkudu terus dilakukan oleh berbagai lembaga penelitian dan univer­sitas.
Sejak tahun 1972, Dr. Ralph Heinicke, ahli biokimia terkenal dari Amerika Serikat mulai melakukan penelitian tentang alkaloid xeronine yang terdapat pada enzim bromelain (enzim pada nenas).
Ia kemudian menemukan bahwa buah Mengkudu juga mengandung xeronine dan prekursornya (proxeronine) dalam jumlah besar.  Xeronine adalah salah satu zat penting yang mengatur fungsi dan bentuk protein spesifik sel-sel tubuh manusia.
Tahun 1993, jurnal Cancer Letter melaporkan bahwa beberapa peneliti dari Keio University dan The Institute of Biomedical Sciences di Jepang yang melakukan riset terhadap 500 jenis tanaman mengklaim bahwa mereka menemukan zat-zat anti kanker (damnacanthal) yang terkandung dalam Mengkudu.
Lembaga-lembaga penelitian terkemuka di Perancis, Belanda, Jerman, Irlandia, Jepang, Taiwan, Austria, Kanada, dan bahkan National Academy of Sciences, sebuah pusat kajian ilmu pengetahuan nasional yang prestisius di Amerika Serikat telah melakukan berbagai penelitian tentang Mengkudu.
Sementara itu, para peneliti di Uni­versitas Hawaii juga telah melakukan banyak riset tentang Mengkudu, diantaranya riset tentang aktifitas anti-tumor dan anti-kanker Morinda citrifolia yang dimuat pada sebuah jurnal ilmiah (Proc, West Pharmacology Society Journal, vol,37, 1994).
Survei yang dilakukan oleh Dr. Neil Solomon terhadap 8000 pengguna sari buah Mengkudu (Tahitian Noni) dengan melibatkan 40 dokter dan praktisi medis lainnya menunjukkan bahwa sari buah Mengkudu membantu pemulihan sejumlah penyakit, antara lain : kanker, penyakit jantung, gangguan pencernaan, diabetes, stroke, dan sejumlah penyakit lain yang ditunjukkan pada tabel berikut.
No.
Kondisi
Jumlah Pasien
% Tertolong
1.
Kanker
874
67
2.
Sakit jantung
1058
80
3.
Stroke
983
58
4.
Diabetes, tipe 1&2
2434
83
5.
Lesu
7 931
91
6.
Peningkatan daya seksual
1545
88
7.
Penguatan otot
709
71
8.
Kegemukan (obesitas)
2638
72
9.
Tekanan darah tinggi
721
87
10.
Perokok
447
58
11.
Artritis
673
80
12.
Nyeri
3785
87
13.
Depresi
781
77
14.
Alergi
851
85
15.
Masalah pencernaan
1509
89
16.
Masalah pernapasan
2727
78
17.
Sulit tidur
1148
72
18.
Lemah konsentrasi
301
89
19.
Peningkatan perasaan sehat
3716
79
20.
Kestabilan mental
2538
73
21.
Sakit ginjal
2127
66
22.
Stress
3273
71
» Data di atas disadur dari buku Liquid Island Noni(M. citrifolia ), The Tropical Fruit with 101 Medical Uses. » % tertolong adalah pasien yang mengalami peningkatan kesehatan atau merasakan adanya   perubahan dalam tubuh mereka balk secara obyektif maupun subyektif setelah rnengkonsumsi sari buah Mengkudu.
Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Neil Solomon di atas berfokus pada TAHITIAN NONI™Juice yang mengandung 89% Noni juice, karena merupakan produk yang paling banyak dikonsumsi pada saat itu.
Karena itu pastilah jika dalam penelitiannya digunakan 100% Noni juice maka daya kerja dari Noni Juice-nya akan jauh lebih kuat, sehingga kemungkinannya  jumlah “persentase yang terbantu” oleh Noni akan jauh lebih tinggi.
Melalui riset intensif yang dilakukan oleh para ilmuwan di laboratorium, Mengkudu menunjukkan keunggulan yang luar biasa.Tanaman ini mengandung berbagai vitamin, mineral dan enzim, alkaloid, ko-faktor dan sterol tumbuhan yang terbentuk secara alamiah. Selain itu, daun dan akar Mengkudu mengandung asam amino utuh yang merupakan sumber protein utama.
Kadar air buah Mengkudu sekitar 52 persen. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengetahui elemen apa saja yang terdapat di dalam Mengkudu. Studi dan penelitian tersebut telah menunjukkan adanya zat-zat menarik di dalam sari buah Mengkudu, meskipun belum semuanya teridentifikasi.
Baru pada tahun 1993, seorang peneliti (Helen Sim), dalam tesis masternya yang berjudul The Isolation and Characterization of A Fluores­cent Compound From The Fruit of Morinda citrifolia: Stud­ies on 5-ht Receptor System melaporkan adanya zat-zat di dalam buah Mengkudu yang tidak dikenal oleh dia maupun teman-temannya. Sebagian besar zat-zat tersebut berhubungan dengan kesehatan dan telah dibuktikan hanya terdapat di dalam buah Mengkudu.
Berikut ini adalah manfaat-manfaat lainnya dari buah Mengkudu yang sudah terbukti secara ilmiah.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Penyelidikan klinis yang dilakukan oleh Dr. Schechter (Institut Pengobatan Alami di California) menghasilkan data-data penting tentang kemampuan sari buah Mengkudu, diantaranya yaitu merangsang produksi sel T dalam sistem kekebalan tubuh (sel T berperan penting dalam melawan penyakit); memperkuat sistem kekebalan tubuh, terutama makrofaset dan limfosit dari sel darah putih; menun­jukkan efek anti-bakteri; mempunyai efek anti rasa sakit/nyeri (analgesik); menghambat pertumbuhan sel-sel pra kanker/tumor yaitu dengan kemampuannya menormalkan fungsi sel-sel yang abnormal.
Mona Harrison, MD dari Boston University School of Medicine dan direktur medis pada D.C. General Hospital, USA melaporkan bahwa Mengkudu meningkatkan fungsi kelenjar tiroid dan kelenjar timus, yang dipercaya bertindak melawan infeksi dan masalah-masalah yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh.

Menormalkan Tekanan Darah

Menurut Neil Solomon, MD.PhD, peneliti masalah kesehatan dari Amerika melaporkan bahwa buah Mengkudu mengandung sejenis fitonutrien, yaitu scopoletin yang berfungsi untuk memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan. Hal ini menyebabkan jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah, sehingga tekanan darah menjadi normal.
Hasil uji coba pada hewan menunjukkan bahwa scopoletin menurunkan tekanan darah tinggi dan normal menjadi rendah (hipotensi yang abnormal). Namun demikian, scopoletin yang terdapat dalam buah Mengkudu dapat berinteraksi sinergis dengan nutraceuticals (makanan yang berfungsi untuk pengobatan) lain untuk mengatur tekanan darah tinggi menjadi normal, tetapi tidak menurunkan tekanan darah yang sudah normal. Tidak pernah ditemukan kasus di mana tekanan darah normal turun hingga mengakibatkan tekanan darah rendah (hipotensi).
Para ahli dari Universitas Stanford, Universitas Hawaii, University of California (UCLA), Union Col­lege of London, Universitas of Meets di Perancis yang telah mempelajari Mengkudu setuju bahwa tanaman ini berperan menurunkan tekanan darah dalam banyak kasus.
Percobaan klinis sederhana yang dilakukan oleh Scott Gerson, MD (dari Mt. Sinai School of Medicine di New York) menunjukkan bahwa banyak pemakai Mengkudu melaporkan bahwa tekanan darah mereka menjadi tinggi bila berhenti minum sari buah Mengkudu dan kembali normal bila mengonsumsi sari buah Mengkudu secara teratur.

Melawan Tumor dan Kanker

Sebuah makalah menarik yang dihadirkan pada pertemuan tahunan American Association fin. Cancer Research ke-83 di San Diego, California, tahun 1992 adalah "Aktivitas Anti-tumor Morinda citrifolia padaLewis Lung Carcinoma yang Disuntikkan pada Tikus." Dalam penelitian ini, tikus-tikus percobaan diberi suntikan Lewis Lung Carcinoma aktif (sejenis kanker).
Semua tikus yang tidak mendapatkan perawatan dengan Mengkudu mati dalam 9-12 hari akibat kanker. Sedangkan tikus-tikus yang mendapat perawatan dengan Mengkudu mampu bertahan hidup 105 hingga 123 persen lebih lama (40 persen dari tikus-tikus percobaan tersebut hidup hingga 50 hari atau lebih).
Studi ini diulangi beberapa kali dan setiap kali Mengkudu terbukti secara signifikan memperpanjang umur-umur tikus yang terkena kanker dibanding dengan tikus-tikus yang tidak dirawat dengan Mengkudu. Singkatnya, hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Mengkudu dapat menghambat pertumbuhan tumor.
Setahun kemudian jurnal Cancer Letters (vol.3, tahun 1993) melaporkan penemuan zat anti kanker/damnacanthal dalam ekstrak Mengkudu yang mampu menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.
Ada beberapa kasus pasien kanker yang mengkonsumsi sari buah Mengkudu dan menjadi sembuh, antara lain kasus pasien Dr. Harrison (D.C. General Hospital), yang menderita kanker hati dan pembengkakan perut yang disebabkan oleh cairan yang berlebihan.
Selama 7 hari mengonsumsi sari Mengkudu, bengkak pada perutnya berkurang secara nyata. Pengujian haru terhadap cairan perutnya menunjukkan bahwa sel-sel kanker tersebut telah lenyap.
Menurut Dr. Judah Folkman dari Harvard University, Mengkudu bekerja sinergis dengan mikronutrien lain dalam menghamhat aliran darah yang menuju ke sel-sel tumor. Mekanismenya hampir sama dengan minyak squalen (dari hati ikan hiu) yang mengontrol pertumbuhan tumor otak dan memperpanjang usia tikus eksperimen dengan merusak alat-alat peredaran yang mensuplai darah menuju ke sel-sel tumor.

Menghilangkan Rasa Sakit

Kemampuan buah Mengkudu sebagai zat analgesik telah dikenal dalam sejarah pengobatan tradisional, sehingga tanaman ini disebut "painkiller tree" atau "headache tree". Riset-riset ilmiah telah membuktikan efek menguntungkan dari Mengkudu untuk mengatasi rasa sakit.
Pada tahun 1990, para peneliti menemukan adanya hubungan yang signifikan antara dosis ekstrak sari buah Mengkudu dengan aktifitas analgesik tikus-­tikus percobaan (umumnya, semakin banyak digunakan efek analgesiknya akan semakin kuat).
Banyak teori yang menjelaskan tentang bagaimana mekanisme kerja Mengkudu menghilangkan rasa sakit. Salah satunya adalah teori Dr. Ralph Heinicke (ahli biokimia terkenal dari AS) yang mengatakan bahwa xeronine-lah yang berperan dalam menghilangkan rasa sakit.
Hal ini dikaitkan dengan kemampuan xeronine menormalkan protein pada sel-sel yang abnormal, termasuk sel-sel jaringan otak, tempat berasalnya rasa sakit. Beberapa kasus rasa sakit yang kronis seperti sakit kepala terus menerus, rasa sakit pada otot saraf dan nyeri sendi disembuhkan setelah mengkonsumsi sari buah Mengkudu.

Anti-peradangan dan Anti-alergi

Senyawa scopoletin (hidroksi-metoksi-kumarin) sangat efektif sebagai zat anti-radang dan anti-alergi. Literatur-literatur kedokteran melaporkan keberhasilan pengobatan pada arthritis, bursitis, carpal tunnel syndrome dan alergi dengan menggunakan scopoletin
Bryant Bloss, MD, ahli ortopedi dari Indiana, AS melaporkan keberhasilan sari buah Mengkudu menyembuhkan sakit punggung yang dialaminya dan juga 15 orang pasiennya. Sementara itu, 8 orang pasiennya melaporkan bahwa sakit lutut (osteoarthritis) hampir tidak terasa selama mengonsumsi sari buah Mengkudu.
Tiga dari pasien Dr. Bloss yang menderita asma mengalami kemajuan dengan semakin berkurangnya batuk. Beberapa pasien yang mengalami radang sendi juga mulai mengalami kemajuan secara nyata setelah minum sari buah Mengkudu. Beliau menawarkan sari buah Mengkudu sebagai makanan tambahan/suplemen dan bukan sebagai obat kepada para pasiennya.

Anti-bakteri

Hasil penelitian yang dimuat darn jurnal Pacific Science (vol 1.4, tahun 1950) melaporkan bahwa Mengkudu mengandung bahan anti-bakteri yang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit jantung dan masalah pencernaan. Senyawa antraquinon yang banyak terdapat pada akar Mengkudu ternyata dapat melawan bakteri Staphylococcus yang menyebabkan infeksi pada jantung dan bakteri Shigella yang menyebabkan disentri.
Mengkudu bersifat anti-bakteri terhadap: Bacil­lus subtilis, Escherichia coli, Proteus morganii, Pseudomonas aeruginosa, Salmonella montevdleo, Salmonella schotmuelleri, Salmonella typhi, Shigella dysenteriae, Shigella flexnerii, Shigella paraciysente­riae BH und III-Z, Staphylococcus aureus.
Dr. Robert Young, ahli mikrobiologi dari Utah, USA menemukan yeast molds dan jamur beserta racun yang dihasilkannya dapat menyebabkan sel-sel sakit karena derajat keasamannya (pH) meningkat. Dengan mengonsumsi sari buah Mengkudu, keadaan tersebut dapat diatasi karena Mengkudu membantu mengatur keseimbangan pH tubuh, sehingga meningkatkan kemampuan tubuh menyerap vitamin-vitamin, mineral dan protein.

Mengatur Siklus Suasana Hati (Mood)

Salah satu kemampuan lain yang dimiliki oleh scopoletin adalah dapat mengikat serotonin. Menurut Dr. Harrison (DC.General Hospital, USA) scopoletin dapat meningkatkan kegiatan kelenjar peneal yang terdapat di dalam otak, yang merupakan tempat dimana serotonin diproduksi dan kemudian digunakan untuk menghasilkan hormon melatonin.
Serotonin adalah salah satu zat penting di dalam butiran darah (trombosit) manusia yang melapisi saluran pencernaan dan otak. Di dalam otak, serotonin berperan sebagai neurotransmitter, penghantar sinyal saran dan prekursor hormon melatonin.
Sero­tonin dan melatonin membantu mengatur beberapa kegiatan tubuh seperti tidur, regulasi suhu badan, suasana hati (mood), masa pubertas dan siklus produksi sel telur, rasa lapar dan perilaku seksual. Kekurangan serotonin dalam tubuh dapat mengakibatkan penyakit migrain, pusing, depresi, bahkan juga penyakit Alzheimer.

Mengatur Siklus Energi Tubuh

Dr. Harrison juga melaporkan bahwa perubahan frekuensi energi tubuh juga disebabkan oleh kegiatan positif sari buah Mengkudu. Efek yang ditimbulkan antara lain; dapat menstabilkan gula darah, mengurangi rasa sakit waktu menstruasi, mengurangi keinginan buang air kecil pada malam hari untuk pria yang mengalami pembengkakan prostat.
Menurut Dr. Heinicke (ahli biokimia dari AS), xeronine juga turut berperan dalam proses siklus energi tubuh. Ia menjelaskan mekanismenya sebagai berikut, xeronine akan diserap pada tempat yang berdekatan dengan tempat penyerapan endorphin dan bertindak sebagai prekursor hormon (co-hormone) untuk mengaktifkan protein reseptor yang memberikan perasaan enak/nyaman. Akibatnya orang akan merasa enak dan memiliki banyak energi setelah mengonsumsi sari buah Mengkudu.

Khasiat Utama

Riset tentang buah Mengkudu terus berkembang, baik dilakukan oleh para dokter maupun ahli botani dan ahli biokimia. Penelitian difokuskan pada komponen­-komponen/susunan kimia yang dikandung Mengkudu dan efek terapeutiknya terhadap berbagai macam penyakit.
Penelitian-penelitian tersebut menunjukkan bahwa sari buah Mengkudu dapat merangsang sistem kekebalan tubuh, mengatur fungsi sel dan regenerasi sel-sel jaringan tubuh yang rusak. Fakta yang menunjukkan bahwa Mengkudu dapat mengatur sel-sel pada tingkat dasar dan kritis itu mungkin dapat menjelaskan mengapa Mengkudu dapat digunakan untuk berbagai macam kondisi kesehatan.
Para dokter di Amerika sudah memberikan banyak laporan tentang keberhasilan penggunaan sari buah Mengkudu terhadap pasien-pasiennya. Dr. Richard Dicks (dari New Jersey, USA) mengatakan, "kami mulai menyadari bahwa kita harus kembali pada hal yang mendasar dari tubuh kita. Apa yang dimaksud dengan metabolisme dalam tubuh adalah membakar nutrisi. Sari buah Mengkudu melindungi tubuh kita dengan memberi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh."

Khasiat-Khasiat Tambahan

Mengkudu memiliki khasiat-khasiat lain yang belum dibuktikan secara medis, namun secara empiris telah banyak orang yang mengalami perbaikan dan peningkatan kesehatan setelah mengonsumsi sari buahnya. Beberapa problem kesehatan yang dapat diatasi dengan menggunakan Mengkudu:
·                                 Sistem pencernaan: Perut kembung, luka pada usus halus, radang lambung, muntah-muntah dan keracunan makanan.
·                                 Sistem pernapasan: Batuk, bronchitis, sakit tenggorokan, TBC, kolera, demam pada bayi, sinusitis, asma.
·                                 Sistem kardiovaskular: Kolesterol tinggi, penebalan otot jantung, meningkatkan transportasi oksigen di dalam sel.
·                                 Penyakit kulit: Luka bakar, luka, kudis, bisul, selulit, cacing kulit, ketombe, kurap, dan radang pada kulit, borok pada kulit, serta masalah-masalah pada kulit lainnya.
·                                 Mulut dan tenggorokan: Radang tenggorokan, gusi berdarah, batuk, sariawan, sakit gigi.
·                                 Gangguan menstruasi: Sindrom pra-menstruasi, siklus haid yang tidak teratur, nyeri pada waktu haid.
·                                 Awet muda: Sari buah Mengkudu dapat digunakan sebagai tonik untuk mengatasi keriput akibat proses penuaan.
·                                 Penyakit-penyakit dalam tubuh: Diabetis, hepatitis kronis, sakit pinggul, sakit kepala, gangguan fungsi ginjal, kencing batu, ganguan pada hormon tiroid.
·                                 Defisiensi daya tahan tubuh: Penyakit virus Epstein-Barr, candidiasis kronis, penyakit akibat infeksi virus HIV, kekurangan tenaga (AES=altered energy syndrome).

Mengapa Satu Jenis Tumbuhan Dapat Menyembuhkan Begitu Banyak Jenis Penyakit?

Riset ilmiah menunjukkan bahwa konstituen-konstituen di dalam buah Mengkudu memiliki khasiat untuk merangsang respon pembentukan kekebalan tubuh, membersihkan darah, mengatur fungsi sel, regenerasi sel rusak dan menghambat pertumbuhan tumor.
Fitokimia (zat-zat kimia alami yang terdapat pada tumbuh-tumbuhan) memiliki khasiat untuk pencegahan penyakit dan kaya akan kandungan antioksidan. Mengkudu memiliki spektrum fitokimia yang sangat luas, beberapa diantaranya hanya terdapat di dalam Mengkudu. Fitokimia-fitokimia tersebut bersinergi satu dengan yang lain untuk menghasilkan khasiat penyembuhan yang mengagumkan.
Dr. Joseph Betz, peneliti kimia dari FDA (Food and Drug Association) divisi Natural Products Center For Good Safety and Applied Nutrition di Amerika mengatakan bahwa beberapa percobaan telah menunjukkan bahwa sari buah Mengkudu dapat menenangkan pergerakan otot dan mempunyai efek anti alergi.
Pada tahun 1992, Dr. Isabella Abbott, profesor botani dari Universitas Hawaii mengatakan bahwa Mengkudu semakin banyak digunakan orang untuk mengatasi diabetes, kanker, tekanan darah tinggi dan banyak penyakit lainnya.

Sumber : www.deherba.com