
Kubis atau kol atau dalam bahasa sundanya engkol ternyata banyak mengandung vitamin C, serat kasar dan indolum. Baik indolum ataupun serat kasarnya ternyata dapat mencegah kanker payudara dan kanker usus.
Zat indolum yang ada pada kubis yang ternyata dapat mencegah kanker, walaupun pola konsumsinya memerlukan penentuan kadar yang tepat.
Berapakah kadar yang tepat ????
1. Untuk membantu mengobati kanker usus diperlukan 2 sendok irisan
kubis rebus setiap harinya.
2. Untuk pengobati kanker payudara dibutuhkan setengah kubis yang
sudah direbus perhari.
Zat indolum bila dikonsumsi sesuai takaran dapat membantu mengobati kanker, tetapi bila dikonsumsi dalam jumlah yang tidak terbatas dapat menimbulkan efek negatif. Hal ini disebabkan oleh timbulnya gas asam karbonat, hasil dari fermentasi kubis yang tidak dapat keluar dari perut. Asam karbonat bersama dengan indolum akan menimbulkan sakit pada lambung.
Selain fungsinya untuk membantu mengobati kanker payudara dan kanker usus, jus kubis mentah yang diminum setengah gelas perhari dapat meredakan nyeri pada maag karena vitamin U dan klorofil yang masih utuh. Vitamin U-nya meredam nyeri sedangkan klorofil (yang susunan molekulnya mirip darah merah manusia) mendorong pertumbuhan sel dan jaringan baru pada luka tukak lambung. Minum jus kubis segera dihentikan setelah lambung tidak nyeri lagi.
Terlepas dari berbagai fungsi kubis yang luar biasa, ternyata untuk mempertahankan kandungan vitamin C pada kubis, memerlukan treatmen yang tepat. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mempertahankan kandungan vitamin C dari kubis, walaupun zat indolumnya tidak berkurang.
1. Kubis dibeli dalam bentuk utuh, tidak potongan.
2. Bila kubis sudah terpotong, bagian yang terpotong diolesi sari jeruk,
dibungkus dengan plastic wrap dan disimpan di lemari pendingin.
3. Pengolahan dilakukan secepat mungkin dan sebaiknya disajikan dalam waktu 1 jam.
4. Pemotongan kubis dengan menggunakan pisau stainless steel (karena
adanya reaksi baja carbon dengan kubis).
5. Panci yang digunakan untuk merebus kubis tidak dari bahan alumunium,
menggunakan air secukupnya dan tidak perlu ditutup, agar hasilnya tidak
berbau pedas akibat terlepasnya senyawa belerang yang terkumpul kembali
pada masakan.
Tomat

Siapa yang tidak kenal tomat? Pasti sudah sangat familiar. Buah tomat bisa dimakan langsung, dibuat jus, saus tomat, dimasak, dibuat sambal goreng, atau dibuat acar tomat. Pucuk atau daun muda bisa disayur. Buah tomat yang umum ada di pasaran bentuknya bulat. Buah tomat rasanya manis, asam, sifatnya sedikit dingin. Berkhasiat menghilangkan haus, antiseptik usus, pencahar ringan (laksatif), menambah nafsu makan dengan cara memperbanyak keluarnya air liur, merangsang keluarnya enzim lambung, dan melancarkan aliran empedu ke usus. Daun berkhasiat penyejuk. Penelitian di Amerika, laki-laki yang mengonsumsi sedikitnya sepuluh porsi buah tomat yang dimasak dalam seminggu akan menurunkan risiko terkena kanker prostat sampai 45%. Hal ini dimungkinkan karena adanya likopen, karoten pada tomat yang dipercaya dapat mencegah timbulnya tumor dan mengurangi resiko terkena penyakit jantung.
Bahkan ajaibnya saat tomat dimasak terlebih dahulu itu tidak akan menghilangkan kandungan likopennya. Justru tomat akan lebih baik untuk dikonsumsi setelah proses pemasakan, jumlah likopen akan meningkat 10 kali lipat ketika tomat menjadi saus atau pasta tomat.Likopen merupakan bagian dari karotenoid yang larut dalam lemak, namun likopen yang larut di dalam lemak justru sulit diserap oleh tubuh. Karenanya, disarankan mengolah tomat dengan cara direbus atau dikukus.
fungsi tomat salah satunya adalah sebagai Pencegah kanker dan jantung : Tomat yang dimasak, seperti direbus, saus tomat, dan tomat yang berada dalam masakan, seperti sup, menyebabkan likopen pada tomat lebih mudah diserap sehingga lebih berkhasiat untuk mencegah kanker prostat dan penyakit jantung.
Buah sirsak
Khasiat dan keajaiban buah sirsak sebenarnya sejak lama diketahui oleh para peneliti di The National Cancer Institute (NCI). Maka itu, NCI memulai riset ilmiahnya pada tahun 1976. Hasilnya membuktikan bahwa daun dan batang kayu buah sirsak mampu menyerang dan menghancurkan sel-sel berbahaya kanker.
Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan tidak dipublikasikan. Sejak 1976 itu, buah sirsak terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang dilakukan oleh 20 laboratorium independen yang berbeda-beda.
Komposisi buah sirsak :
Sirsak (Annona muricata) pada setiap 100 gramnya mengandung nilai kalori sebanyak 65 kalori, protein 1 gram, lemak 0,3 gram, hidrat arang 16,3 gram, kalsium 14 miligram, fosfor 27 miligram, besi 0,6 miligram, vitamin A 10 SI, vitamin B, 0,07 miligram, vitamin C 20 miligram dan zat air 81,7 persen. Di samping itu, pada bagian daun clan batangnya mengandung unsur senyawa tanin, fitosterol, ca-oksalat clan alakaloid murisine.
Tanaman sayur yang banyak digunakan pada ibu rumah tangga ini banyak sekali manfaatnya salah satunya menangkal berbagai macam kanker, Adanya Indol dan Isotiosianat berfungsi untuk mereduksi potensi kanker karena kemampuan kedua komponen itu mengatur enzim yang berfungsi mendetoksifikasi hati. Dari beberapa hasil studi epidemologi, Park dan Pezzuto (2002) melaporkan bahwa konsumsi sayuran dari genus Brassica (termasuk sawi) dapat menurunkan resiko berbagai jenis kanker, yaitu kanker payudara, prostat, ginjal, kolon, kandung kemih dan paru-paru. Sedangkan sulforan yang mana dari publikasi pada Journal of Nutrition pada tahun 2004 menunjukkan bahwa kandungan sulforan yang banyak terdapat pada golongan Brassica sangat efektif untuk mencegah pertumbuhan sel kanker payudara.
Namun perlu diketahui bagi yang mempunyai gangguan terhadap ginjal sebaiknya mengkonsumsi sawi putih dari pada sawi hijau karena mengandung oksalat yag berlebihan.
sawi putih (Brassica rapa convar. pekinensis; suku sawi-sawian atau Brassicaceae ) dikenal sebagai saytih daripada sawi hijau karena mengandung oksalat yang berlebihan.
uran olahan dalam masakan Tionghoa; karena itu disebut juga sawi cina. Ia dikenal pula sebagai petsai. Disebut sawi putih karena daunnya yang cenderung kuning pucat dan tangkai daunnya putih. Sawi putih dapat dilihat penggunaannya pada asinan (diawetkan dalam cairan gula dan garam), dalam capcay, atau pada sup bening. Sawi putih beraroma khas namun netral.
Habitus tumbuhan ini mudah dikenali: memanjang, seperti silinder dengan pangkal membulat seperti peluru. Warnannya putih. Daunnya tumbuh membentuk roset yang sangat rapat satu sama lain.
Sawi putih hanya tumbuh baik pada tempat-tempat sejuk, sehingga di Indonesia ditanam di dataran tinggi. Tanaman ini dipanen selagi masih pada tahap vegetatif (belum berbunga). Bagian yang dipanen adalah keseluruhan bagian tubuh yang berada di permukaan tanah. Produksinya tidak terlalu tinggi di Indonesia.
Habitus tumbuhan ini mudah dikenali: memanjang, seperti silinder dengan pangkal membulat seperti peluru. Warnannya putih. Daunnya tumbuh membentuk roset yang sangat rapat satu sama lain.
Sawi putih hanya tumbuh baik pada tempat-tempat sejuk, sehingga di Indonesia ditanam di dataran tinggi. Tanaman ini dipanen selagi masih pada tahap vegetatif (belum berbunga). Bagian yang dipanen adalah keseluruhan bagian tubuh yang berada di permukaan tanah. Produksinya tidak terlalu tinggi di Indonesia.
Sayuran ini populer di Tiongkok, Jepang, dan Korea. Di Korea varietas lain sawi putih dipakai sebagai bahan baku kimchi, makanan khas Korea.
Bayam
Hai, tau nggak sih manfaat salah satu bayam? Nah sayuran berdaun hijau yang dalam bahasa Persia berarti tangan hijau, merupakan salah satu sayuran terbaik loh. Sayuaran ini memiliki banyak manfaat kesehatan dan nilai gizi. Dalam setiap 100 gram bayam terkandung 2,3 gram protein; 3,2 gram karbohidrat; 3 gram besi dan 81 gram kalsium. Bayam juga kaya akan berbagai macam vitamin dan mineral, yakni vitamin A, vitamin C, niasin, thiamin, fosfor, riboflavin, natrium, kalium dan magnesium. Selain itu, bayam juga mengandung antioksidan esensial dan fitokimia yang membantu melindungi tubuh terhadap berbagai penyakit. Salah satu manfaat bayam adalah sebagai pencegah kanker karena Vitamin A dan C serta serat, asam folat dan 13 flavonoid dalam bayam sangat bermanfaat dalam memerangi sel kanker. Sebuah penelitian menunjukkan, kandungan tersebut pada bayam menurunkan risiko kanker sebesar 34% terutama pada kanker payudara, kanker rahim, kanker prostat, kanker kulit dan kanker perut.
Wortel
Salah satu manfaat wortel adalah sebagai pencegah kanker.
Beberapa study yang dilakukan oleh pakar kesehatan berhasil mengungkap kemampuan wortel dalam mencegah kanker. Hal ini di sebabkan oleh kandungan falcarinol yang merupakan salah atu senyawa anti kanker.
Buah plum
Plum yang sering disebut stone fruit (buah berbiji keras) dengan daging buah yang tebal, rasanya manis, dan mengandung banyak air.Plum yang ada di Indonesia tergolong jenis plum asia barat dengan warna hijau kekuningan, rasanya asam manis dan banyak air berbeda dengan plum eropa yang berwarna merah keunguan, rasanya manis tetapi mengandung sedikit air.
Didalam buah plum terkandung phytochemical atau ferulic acid, yang dapat membantu mengurangi resiko terkena kanker usus. Plum juga mengandung diphenylisation yang dapat digunakan sebagai obat pencuci perut (pencahar) dan dapat mengatasi sembelit.
Selain itu, didalam plum juga mengandung hydroxycinnamate, sejenis antioksidan yang dapat menurunkan kadar kolesterol dan melindungi tubuh dari serangan jantung.Dari penelitian terbaru dinyatakan bahwa plum dapat mengatasi kanker payudara dan kanker usus besar. karena plum mengandung fitonutrien unik atau zat antikanker yaitu asam neochlorogenic dan klorogenat, zat ini dapat membunuh sel kanker yang ganas.
Begitu banyak manfaat buah plum, vitamin C yang terkandung didalamnya dapat mencegah penyakit flu dan pilek, menetralisir radikal bebas, mencegah penyakit rhematoid arthritis, kanker usus.
Refrensi : herbalupdate.blogspot.com



Tidak ada komentar:
Posting Komentar